103 Siswa SMK Negeri 5 Samarinda Eksplor Dunia Kearsipan Lewat "Arsip Tour" di DPK Kaltim
Samarinda– Sebanyak 103 siswa dari SMK Negeri 5 Samarinda menggelar kunjungan edukatif ke Depo Arsip milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka studi banding sekaligus eksplorasi praktik langsung pengelolaan arsip, Rabu (22/10).
Dengan mengenakan seragam biru khas sekolah mereka, para siswa antusias menempuh perjalanan sekitar 12 kilometer dari sekolah yang terletak di Jalan Wahid Hasyim menuju lokasi Depo Arsip menggunakan angkutan umum. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan secara langsung dunia kerja kepada siswa yang selama ini hanya mempelajari teori di ruang kelas.
Setibanya di DPK Kaltim, para siswa disambut hangat oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPK Kaltim, Anita Natalia Krisnawati, yang turut menyampaikan pentingnya membangun budaya kearsipan sejak dini bisa dimulai dari lingkungan keluarga.
“Saya sendiri sudah membiasakan tertib arsip dalam keluarga. Setiap anggota keluarga punya folder arsip masing-masing. Ini langkah kecil tapi penting untuk menanamkan budaya tertib arsip sejak lingkungan terkecil,” ujar Anita dalam sambutannya.
Anita juga mengajak para siswa sebagai generasi muda untuk lebih bijak memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan arsip. Menurutnya, perkembangan digital harus menjadi alat bantu untuk membuat pengarsipan semakin mudah dan efisien.
“Gen Z sudah hidup berdampingan dengan teknologi. Sekarang memindai dokumen bisa langsung lewat ponsel. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak menata arsip pribadi sejak sekarang,” tambahnya.
Kegiatan inti dari kunjungan ini adalah tur edukasi ke Depo Arsip DPK Kaltim, di mana para siswa diperlihatkan secara langsung berbagai fasilitas dan alat pendukung pengelolaan arsip. Tidak hanya map atau folder, mereka juga dikenalkan dengan berbagai media penyimpanan arsip lainnya seperti filling cabinet, rak arsip tertutup, hingga ruang penyimpanan dengan sistem pengendalian suhu dan kelembapan.
Salah satu guru pendamping, Ibnu, menyampaikan bahwa kunjungan ini memang ditujukan untuk memberi pengalaman nyata kepada siswa.
“Di sekolah mereka belajar teori, tapi di sini mereka bisa lihat langsung bagaimana pengelolaan arsip dilakukan secara profesional. Harapannya ini bisa menambah wawasan mereka sebelum benar-benar masuk ke dunia kerja,” jelasnya.
Para siswa Kelas 11 Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) SMK Negeri 5 menyebutkan kunjungan ke DPK Bung Tomo merupakan outing class menyenangkan. Mereka tidak menyangka di tempat ini banyak fasilitas menarik masyarakat salah satunya mini studio arsip, galeri arsip, dan depo
“Suka ke Galeri Arsip karena instagram-able banget dan lebih suka liat arsip-arsip foto gini,” celetuk Azzahra salah satu siwa.
Senada dengan Azzahra, Suci bercerita dengan antusias mereka senang diajak oleh Arsiparis DPK Kaltim untuk merasakan pengalaman menjadi arsiparis dengan mendalami klasifikasi Arsip Dinamis Aktif dan Inaktif serta melihat media pengelolaan dan penyimpanan arsip secara langsung.
“Kalau di sekolah kita baru saja belajar teori. Dan kami jadi lebih siap untuk menghadapi dunia kerja dengan praktek langsungnya melalui kunjungan ini,”
Melalui kegiatan ini, DPK Kaltim kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra pendidikan dalam meningkatkan literasi dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip, baik secara manual maupun digital. Forum seperti ini juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang lebih tertib dan siap menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompleks.
Sumber: Humas DPK Kaltim