DPK Kaltim Gandeng Empat Sekolah di Samarinda, Perluas Gerakan Literasi hingga Lingkungan Pendidikan
Samarinda – Upaya membangun budaya literasi yang kuat di Kalimantan Timur terus diperkuat oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan empat sekolah di Kota Samarinda sebagai bagian dari pengembangan ekosistem literasi yang berkelanjutan, pada Kamis (4/6/2026)
Kerja sama tersebut melibatkan SMAN 14 Samarinda, SMKN 19 Samarinda, SMK DDI Cendana Samarinda, serta SMK Plus Melati Samarinda. Melalui kolaborasi ini, DPK Kaltim berupaya memperluas jangkauan program literasi sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan minat baca peserta didik.
Kepala DPK Kaltim, Lisa Hasliana, menegaskan bahwa peningkatan kualitas literasi masyarakat memerlukan keterlibatan banyak pihak. Menurutnya, tantangan literasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara bijak di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang semakin cepat.
“DPK Kaltim berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak agar program-program literasi dapat berjalan lebih efektif, menjangkau lebih banyak sasaran, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lisa menambahkan bahwa sekolah memiliki posisi strategis dalam menanamkan kebiasaan membaca dan belajar sejak dini. Karena itu, sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan minat baca siswa.
Kepala SMAN 14 Samarinda, Syawal Arifin, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut. Ia berharap kolaborasi yang telah dibangun dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik maupun sekolah-sekolah lainnya.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi dapat terus berkembang melalui berbagai program yang mendukung peningkatan literasi siswa. Dengan begitu, pemahaman terhadap pentingnya literasi dapat semakin kuat dan menjadi budaya yang tumbuh di lingkungan pendidikan,” katanya.
Harapan serupa disampaikan oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMKN 19 Samarinda, Anisa Susanti. Menurutnya, kerja sama antara pemerintah dan sekolah menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kemampuan literasi generasi muda.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap hubungan sinergis antara pemerintah dan sekolah dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi yang berkesinambungan akan sangat membantu dalam menunjang peningkatan literasi siswa SMKN 19 Samarinda serta mendukung proses pembelajaran yang lebih berkualitas,” ungkapnya.
DPK Kaltim berharap kerja sama dengan keempat sekolah tersebut dapat menjadi awal dari berbagai program pengembangan literasi yang inovatif dan berkelanjutan.
Dengan dukungan seluruh pihak, gerakan literasi diharapkan semakin berkembang dan mampu melahirkan generasi Kalimantan Timur yang cerdas, kritis, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Sumber: Humas DPK Kaltim