DPK Kaltim Terima Kunjungan DPK Kutim, Bahas Pengembangan INLISLite dan Klasifikasi Koleksi Deposit
Samarinda- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur menerima kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur (DPK Kutim) dalam rangka koordinasi, konsultasi, dan berbagi pengetahuan terkait pengelolaan perpustakaan, khususnya pemanfaatan aplikasi INLISLite versi 3.3 serta klasifikasi koleksi deposit, Kunjungan tersebut berlangsung pada Kamis (20/8/2026)
Rombongan DPK Kutim diterima oleh Kepala Bidang Layanan, Otomasi, dan Kerja Sama Perpustakaan (LOKP) DPK Kaltim, Sri Rezeki Marietha, bersama Pustakawan Madya, Rosanna, dan Pranata Komputer Ahli Pertama, Angga.
Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPK Kutim melakukan koordinasi dan konsultasi mengenai penerapan serta pengelolaan INLISLite versi 3.3 sebagai salah satu sistem yang mendukung pengelolaan layanan dan koleksi perpustakaan. Diskusi juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai kendala maupun kebutuhan teknis yang ditemui dalam pengelolaan aplikasi di tingkat kabupaten.
Selain pembahasan mengenai otomasi perpustakaan, kunjungan juga dimanfaatkan untuk memperdalam pemahaman terkait klasifikasi khusus koleksi deposit. Materi ini menjadi perhatian penting mengingat koleksi deposit memiliki karakteristik dan kebutuhan pengelolaan tersendiri, terutama dalam hal identifikasi, pengolahan, penataan, dan kemudahan temu kembali informasi.
Kepala Bidang LOKP DPK Kaltim Sri Rezeki Marietha menyambut baik kunjungan dan kegiatan berbagi pengetahuan yang dilakukan DPK Kutim tersebut. Menurutnya, koordinasi dan komunikasi antarpengelola perpustakaan sangat penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan perpustakaan di daerah.
“Kunjungan seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan saling berbagi pengalaman antarperpustakaan. Tidak hanya terkait aplikasi INLISLite, tetapi juga bagaimana koleksi, termasuk koleksi deposit, dapat dikelola dengan baik sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan mendukung pelestarian bahan pustaka daerah,” ujar Sri Rezeki.
Ia berharap kegiatan koordinasi dan sharing pengetahuan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan adanya komunikasi yang intensif, menurutnya, berbagai persoalan teknis maupun pengelolaan perpustakaan dapat dibahas bersama untuk menemukan solusi yang tepat.
“Harapannya, apa yang didiskusikan dan dipelajari hari ini dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai kebutuhan di DPK Kutai Timur. Kami juga terbuka untuk terus berkoordinasi dan berbagi pengetahuan, sehingga bersama-sama dapat meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan pengelolaan koleksi di Kalimantan Timur,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana diskusi yang interaktif. Masing-masing pihak saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan otomasi, pengolahan bahan pustaka, serta pengelolaan koleksi deposit. Pertemuan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara DPK Kaltim dan DPK Kutim dalam mendukung pengembangan perpustakaan dan pelestarian sumber informasi daerah.
Rombongan pun juga diajak berkeliling melihat sarana dan prasarana serta layanan di DPK Kaltim.
Sumber: Humas DPK Kaltim