Kepala DPK Kaltim Apresiasi Kegigihan Finalis Duta Bahasa Kaltimtara 2026 dalam Mengangkat Literasi dan Bahasa
Samarinda- Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur, Lisa Hasliana, menghadiri Malam Penganugerahan Duta Bahasa Kalimantan Timur Tahun 2026 yang digelar di Atrium City Centrum Samarinda, Sabtu (20/6/2026). Kehadiran Lisa mewakili Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum.
Dalam kesempatan tersebut, Lisa Hasliana menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur atas konsistensinya menyelenggarakan Pemilihan Duta Bahasa sebagai upaya strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing secara proporsional.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur yang secara konsisten melaksanakan kegiatan pemilihan Duta Bahasa sebagai upaya strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing secara proporsional,” ujar Lisa saat membacakan sambutan Bunda Literasi Kaltim.
Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas, jati diri, dan cerminan peradaban suatu bangsa. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, generasi muda memiliki peran penting sebagai penjaga sekaligus penggerak penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tanpa melupakan pelestarian bahasa daerah sebagai warisan budaya yang sangat berharga.
“Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Bahasa adalah identitas, jati diri, dan cerminan peradaban suatu bangsa. Generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengembangkan penggunaan bahasa Indonesia, sekaligus melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa,” katanya.
Lebih lanjut, Lisa menegaskan bahwa penguatan budaya literasi tidak dapat dipisahkan dari penguatan budaya berbahasa. Kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan berpikir kritis merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.
Sebagai Bunda Literasi Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum meyakini bahwa para Duta Bahasa yang terpilih tidak hanya menjadi simbol generasi muda, tetapi juga agen perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk mencintai literasi, mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, serta menguasai bahasa asing sebagai jendela dunia.
Pada malam penganugerahan tersebut, terpilih sebagai Duta Bahasa Putri Kalimantan Timur Tahun 2026, Rija Aulia Mayatri dari Kota Tarakan, dan Reza Mahendra dari Kota Samarinda sebagai Duta Bahasa Putra Kalimantan Timur Tahun 2026.
Lisa Hasliana turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang dan seluruh finalis yang telah mengikuti proses seleksi dengan penuh dedikasi dan semangat.
“Selamat kepada Duta Bahasa Kalimantan Timur terpilih dan seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan, kreativitas, serta komitmennya dalam mengembangkan bahasa dan literasi. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta kemajuan Kalimantan Timur,” tuturnya.
Malam Penganugerahan Duta Bahasa Kalimantan Timur 2026 berlangsung meriah dengan dihadiri para finalis, alumni Duta Bahasa, perwakilan instansi pemerintah, akademisi, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat yang memberikan dukungan kepada generasi muda pegiat bahasa dan literasi di Benua Etam.
Sumber: Humas DPK Kaltim