Pembinaan Perpustakaan Melalui Sosialisasi Perpustakaan sesuai SNP di Balikpapan

Line Shape Image
Line Shape Image
Pembinaan Perpustakaan Melalui Sosialisasi Perpustakaan sesuai SNP di Balikpapan

Pembinaan Perpustakaan Melalui Sosialisasi Perpustakaan sesuai SNP di Balikpapan

Kegiatan sosialisasi dan pembinaan perpustakaan di Balikpapan Kalimantan Timur pada tanggal 24 November Tahun 2025 difokuskan pada peningkatan kualitas melalui pemenuhan Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan percepatan akreditasi. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim menargetkan peningkatan jumlah perpustakaan terakreditasi di 10 kabupaten/kota. Syarat utama akreditasi yang di sosialisasikan adalah kepemilikan minimal 1.000 judul buku koleksi dalam Pemenuhan SNP dan Akreditasi. Pembinaan Perpustakaan Sekolah di Balikpapan  DPK Kaltim memberikan atensi khusus pada sekolah SD/MI, SMP/MTs agar perpustakaan bukan sekadar tempat membaca, melainkan pusat literasi yang menarik bagi siswa. Transformasi Digital dan Inklusi , dengan ditekankan pada tema "Transformasi Perpustakaan Menuju Generasi Emas 2045" yang adaptif dan inovatif.

Sosialisasi perpustakaan pada jenjang SD dan SMP di Tahun 2025 difokuskan pada pengenalan Instrumen Akreditasi Terbaru yang ditetapkan melalui SK Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 157 Tahun 2025 (untuk SD/MI) dan Nomor 158 Tahun 2025 (untuk SMP/MTs). Instrumen baru ini akan berlaku efektif mulai 2 Januari 2026. Poin-poin utama dalam sosialisasi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) dan Akreditasi Perpustakaan untuk jenjang SD dan SMP. Berdasarkan regulasi terbaru, penilaian akreditasi perpustakaan sekolah kini mencakup 6 komponen utama, meliputi Koleksi Perpustakaan, Sarana dan Prasarana, Pelayanan Perpustakaan, Tenaga Perpustakaan, Penyelenggaraan Perpustakaan, Pengelolaan Perpustakaan, Inovasi dan Kreativitas, Tingkat Kegemaran Membaca dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Sekolah. Anggaran dan Kebijakan yang strategis sekolah wajib mengalokasikan anggaran perpustakaan paling sedikit 5% dari total anggaran sekolah (di luar belanja pegawai dan gedung) untuk memastikan keberlanjutan operasional sesuai standar. Dalam persiapan akreditasi Tahun 2025 Masa sosialisasi instrumen, pemahaman indikator, pengumpulan bukti fisik, dan penilaian mandiri. Tahun 2026 Implementasi penuh dan penilaian formal oleh asesor Perpustakaan Nasional.

Sosialisasi Tahun 2025 menekankan pergeseran penilaian dari aspek kuantitatif (jumlah fisik) menuju kualitatif (kualitas layanan dan dampak nyata). Perpustakaan diharapkan bertransformasi menjadi pusat literasi digital yang relevan dengan kebutuhan kurikulum saat ini. 

 

Oleh, Djunis.N.Setyawati, S.Pd.,S.S.I.

          BP3KM.


Ada Aspirasi/Pengaduan yang mau anda sampaikan?

Sampaikan disini lapor.go.id
Shape Image
Shape Image