Perkaya Literasi Kearsipan, Arsiparis Unmul Hibahkan Buku Jadwal Retensi Arsip ke DPK Kaltim
Samarinda- Komitmen dalam memperkuat literasi kearsipan terus ditunjukkan melalui kolaborasi antarpegiat arsip. Arsiparis Universitas Mulawarman, Sattar, menyerahkan dua eksemplar buku berjudul Jadwal Retensi Arsip kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur, . Buku tersebut selanjutnya menjadi bagian dari koleksi layanan perpustakaan sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, akademisi, mahasiswa, hingga praktisi kearsipan sebagai bahan referensi.Penyerahan buku ini menjadi wujud nyata kontribusi insan kearsipan dalam memperkaya khazanah literasi, khususnya di bidang pengelolaan arsip, Rabu (24/6/2026)
Kehadiran buku Jadwal Retensi Arsip diharapkan mampu mendukung peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya jadwal retensi arsip sebagai salah satu instrumen utama dalam penyelenggaraan kearsipan yang tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Konsep jadwal retensi arsip sendiri merupakan pedoman penting dalam menentukan jangka waktu penyimpanan, penyusutan, hingga penyelamatan arsip.
Sattar mengungkapkan bahwa proses penyusunan buku tersebut memerlukan waktu kurang lebih satu tahun. Selama proses penulisan, berbagai referensi, regulasi, serta pengalaman praktik di bidang kearsipan dirangkum menjadi sebuah buku yang mudah dipahami dan dapat dijadikan acuan oleh para pengelola arsip maupun masyarakat umum.
Ia menjelaskan bahwa buku Jadwal Retensi Arsip merupakan terbitan perdana yang diterbitkan pada tahun 2026. Melalui buku tersebut, dirinya berupaya menghadirkan referensi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sehingga dapat membantu pembaca memahami implementasi jadwal retensi arsip dalam berbagai lingkungan kerja.
"Semoga buku ini dapat memberikan manfaat yang luas, menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat yang ingin mempelajari dunia kearsipan, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa arsip merupakan aset informasi yang harus dikelola dengan baik. Saya berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mendalami bidang kearsipan karena perannya sangat penting dalam menjaga memori organisasi maupun bangsa," ujar Sattar.
Lebih lanjut, ia berharap keberadaan buku tersebut di koleksi DPK Provinsi Kalimantan Timur dapat memperluas akses masyarakat terhadap literatur kearsipan yang berkualitas. Menurutnya, perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat pembelajaran yang mampu menjembatani kebutuhan informasi masyarakat dengan berbagai referensi ilmiah.
Sattar juga mengapresiasi DPK Kaltim yang selama ini terus membuka ruang bagi para penulis, akademisi, maupun praktisi untuk berkontribusi memperkaya koleksi perpustakaan daerah. Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak karya-karya lokal di bidang perpustakaan dan kearsipan yang terdokumentasi, terpelihara, serta mudah diakses oleh masyarakat.
"Harapan saya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur terus menjadi pusat literasi dan rujukan kearsipan di daerah. Semoga semakin banyak kolaborasi yang terjalin dengan perguruan tinggi, lembaga, maupun komunitas sehingga budaya tertib arsip dan budaya membaca dapat tumbuh bersama di tengah masyarakat," pungkasnya.
Melalui penambahan koleksi buku karya Arsiparis Universitas Mulawarman ini, DPK Provinsi Kalimantan Timur kembali memperkaya referensi bidang kearsipan yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan sumber informasi yang relevan, berkualitas, serta mendukung peningkatan literasi dan profesionalisme di bidang perpustakaan dan kearsipan.
Sumber: Humas DPK Kaltim