Perpustakaan Keliling Kembali Sapa Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah Tenggarong Seberang
Kukar- Layanan Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur kembali menyapa masyarakat di daerah. Kali ini, mobil Perpustakaan Keliling hadir di Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah Tenggarong Seberang, Kamis (13/8/2026).
Kehadiran Perpustakaan Keliling menjadi bagian dari upaya DPK Kaltim mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat, khususnya para pelajar yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan.
Beragam koleksi buku dibawa langsung ke lingkungan madrasah untuk memberikan kesempatan kepada para siswa membaca buku sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. Layanan ini sekaligus diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan membaca dan memperluas wawasan para pelajar.
Tenaga Perpustakaan DPK Kaltim, Mursujaya, mengatakan layanan Perpustakaan Keliling merupakan salah satu solusi untuk menjembatani kesenjangan akses literasi di berbagai wilayah.
“Perpustakaan keliling ini hadir sebagai solusi untuk menjembatani kesenjangan akses literasi. Kami ingin masyarakat, khususnya pelajar di daerah seperti Tenggarong Seberang, juga mendapatkan hak yang sama untuk membaca dan menambah wawasan,” ujar Mursujaya.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan tidak seharusnya hanya dapat dinikmati oleh masyarakat yang tinggal berdekatan dengan gedung perpustakaan. Melalui layanan keliling, DPK Kaltim berupaya menghadirkan buku secara langsung ke sekolah, madrasah, pondok pesantren, maupun lingkungan masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran Perpustakaan Keliling tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak MTs Al-Masyhuriyah. Para guru menilai layanan tersebut memberikan manfaat bagi siswa, terutama dalam menambah pilihan bahan bacaan di tengah keterbatasan koleksi yang tersedia di lingkungan madrasah.
Guru MTs Al-Masyhuriyah, Didin, menyampaikan apresiasi atas perhatian DPK Kaltim yang menghadirkan layanan perpustakaan secara langsung kepada para siswa.
“Banyak siswa kami yang semangat belajar, tetapi keterbatasan bahan bacaan jadi tantangan. Adanya perpustakaan keliling ini sangat membantu mereka agar bisa membaca lebih banyak dan lebih luas,” kata Didin.
Senada dengan Didin, guru lainnya, Bahrul, berharap kehadiran Perpustakaan Keliling dapat menjadi awal dari kerja sama yang berlangsung secara berkelanjutan. Menurutnya, akses terhadap buku sangat penting dalam mendukung proses pendidikan dan pembentukan karakter anak.
“Kami mendukung penuh niat baik ini dan berharap kerja sama ini bisa segera terealisasi secara rutin. Buku adalah jendela dunia, dan anak-anak kami perlu itu,” tambah Bahrul.
Kunjungan Perpustakaan Keliling tidak hanya memberikan akses terhadap buku, tetapi juga menjadi upaya membangun kedekatan antara perpustakaan dengan masyarakat. Interaksi langsung dengan pelajar memungkinkan petugas perpustakaan mengetahui kebutuhan bacaan sekaligus mendorong siswa untuk menjadikan membaca sebagai aktivitas yang menyenangkan.
DPK Kaltim berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan Perpustakaan Keliling hingga ke berbagai wilayah di Kalimantan Timur. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah mewujudkan masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, dan literat di seluruh penjuru Bumi Etam.
Sumber: Humas DPK Kaltim