Pemprov Kaltim Perkuat Literasi ASN melalui Program Magang Pengelola Perpustakaan
- Humas
- 2026 April 29
- 264 Views
Pemprov Kaltim Perkuat Literasi ASN melalui Program Magang Pengelola Perpustakaan
Samarinda- Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim menggelar kegiatan Magang Tenaga Pengelola Perpustakaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (27/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Balai Pustaka DPK Kaltim dan diikuti oleh perwakilan pengelola perpustakaan dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov Kaltim.Pelaksanaan magang ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada perangkat daerah bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) juga memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi, termasuk dalam pengelolaan bahan pustaka di masing-masing unit kerja, Senin (27/4/2026)
Kepala Bidang Pengembangan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM) DPK Kaltim, Hana Iriana, menekankan bahwa upaya peningkatan literasi dapat dimulai dari langkah sederhana di lingkungan kerja.
“Salah satu langkah kecil yang bisa dilakukan OPD adalah menghadirkan pojok baca atau menyediakan koleksi buku di ruang tunggu layanan. Dengan begitu, masyarakat atau tamu yang datang tidak hanya bergantung pada gawai, tetapi juga memiliki alternatif bahan bacaan yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa penguatan literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat, tetapi juga pemerintah sebagai penyedia layanan publik. Oleh karena itu, kegiatan magang yang dilaksanakan selama satu hari ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya membangun budaya literasi di lingkungan pemerintahan.
Sementara itu, Pustakawan Ahli Madya DPK Kaltim, Kusiatun, menyampaikan bahwa kegiatan magang ini memberikan manfaat nyata bagi para peserta, khususnya dalam meningkatkan pemahaman teknis pengelolaan perpustakaan.
“Melalui magang ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung yang dapat diterapkan di instansi masing-masing, terutama dalam pengelolaan koleksi dan pelayanan perpustakaan,” jelasnya.
Para peserta juga mengakui bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru terkait pentingnya literasi di lingkungan kerja. Mangir dari UPTD Museum Mulawarman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim menyebutkan bahwa magang ini memberikan inspirasi untuk menghadirkan fasilitas literasi di instansinya.
“Kami jadi lebih memahami pentingnya menyediakan pojok baca sebagai sarana edukasi bagi pengunjung,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Riska dari BPSDM Kaltim yang menilai kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah saat ini.
“Magang ini membuka pemahaman kami bahwa peningkatan literasi bisa dimulai dari lingkungan kerja sendiri, salah satunya melalui penyediaan bahan bacaan yang mudah diakses,” katanya.
Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya Kebijakan Pengembangan SDM Perpustakaan, Pengelolaan Bahan Pustaka dan Katalogisasi, Klasifikasi, serta Otomasi Perpustakaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dapat mengembangkan layanan literasi yang lebih baik, sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang gemar membaca dimulai dari lingkungan birokrasi.