Jelang Terjun ke Desa untuk Mengabdi, Mahasiswa KKN Tematik Dibekali Literasi Digital oleh DPK Kaltim
Samarinda-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan pembekalan kepada mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMD) Provinsi Kalimantan Timur, bertempat di Balai Pustaka DPK Kaltim, Selasa (30/6/2026).
Pembekalan tersebut diikuti oleh 13 kelompok mahasiswa yang berasal dari tiga perguruan tinggi, yaitu Universitas Mulawarman, Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, dan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur. Seluruh kelompok mengusung tema Literasi Digital sebagai fokus pelaksanaan program kerja selama kegiatan KKN berlangsung di desa-desa.
Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat, Sumber Daya Alam, dan Teknologi Tepat Guna (TTG) DPMD Provinsi Kalimantan Timur, Perdana Jati Leksono, ST, M.Eng, menyampaikan bahwa literasi digital menjadi salah satu program tematik yang sangat penting untuk diterapkan di tengah masyarakat desa.
Menurutnya, peningkatan literasi digital diperlukan agar masyarakat memiliki kemampuan dalam memahami, memilah, serta menyaring informasi yang diterima sehingga tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita yang belum tentu benar atau hoaks.
"Program Saring Sebelum Sharing menjadi salah satu upaya yang perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat desa. Melalui literasi digital, masyarakat diharapkan semakin bijak dalam menerima, mengolah, dan menyebarluaskan informasi yang sesuai dengan data dan fakta," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur, Ir. Lisa Hasliana, M.Si, menjelaskan bahwa DPK Kaltim telah melakukan koordinasi dengan Ibu Literasi di setiap kecamatan sebagai langkah menyelaraskan program kerja mahasiswa KKN dengan kebutuhan literasi masyarakat setempat.
Melalui sinergi tersebut, program-program yang dijalankan oleh 13 kelompok mahasiswa diharapkan dapat terintegrasi dengan program literasi yang telah dilaksanakan melalui Bunda Literasi di masing-masing kecamatan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
Lisa juga berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi agen promosi literasi digital di lingkungan desa serta turut mengedukasi masyarakat mengenai berbagai layanan digital yang dimiliki DPK Kaltim.
"Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat memperkenalkan literasi digital sebagai salah satu sarana yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa. Masyarakat juga perlu diberikan pemahaman bahwa berbagai koleksi dan layanan perpustakaan digital dapat diakses dengan mudah melalui barcode maupun aplikasi eKaltim. Semoga hal tersebut menjadi program yang menarik untuk semakin meningkatkan literasi digital di lingkungan pedesaan," ungkapnya.
Melalui pembekalan ini, DPK Provinsi Kalimantan Timur berharap para mahasiswa mampu menjadi mitra pemerintah dalam memperluas akses informasi, memperkuat budaya literasi, serta membangun masyarakat desa yang semakin cakap digital, kritis, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Para mahasiswa KKN Tematik tersebut melaksanakan kerja nyata di Samarinda, Kukar,Berau, Paser, PPU, dan Balikpapan.
Sumber: Humas DPK Kaltim